pupuk-organik-planmate-pupuk

PENTINGNYA UNSUR HARA FOSFOR UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT

Fosfor adalah salah satu unsur makro yang terdapat pada komponen setiap sel hidup, dibutuhkan tanaman untuk pembelahan sel dan pertumbuhan, membantu pembentukan protein dan mineral yang sangat penting bagi tanaman, merangsang pembentukan bunga, buah, dan biji, mengedarkan energi ke seluruh bagian tanaman, dan juga merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar. Fungsi P sangat penting, dan jika tanaman terlanjur mengalami defisiensi di usia muda, maka akan sulit memperbaiki kondisinya.

P sangat mudah terikat dengan unsur Fe dan Al di dalam tanah tanaman terutama jika pH tanah di bawah 5. Karena sifatnya yang mudah terikat ini jumlah P tersedia untuk tanaman menjadi sedikit jumlahnya, karena itulah penyerapan P oleh tanaman hanya 5-20% dari jumlah pupuk yang diaplikasikan.

 

Defisiensi P sulit dideteksi karena berpengaruh pada keseluruhan bagian tanaman. Ciri-ciri defisiensi P pada tanaman sawit di antaranya:

  1. Tanaman kerdil karena volume jaringannya mengecil, baik trubus maupun akar.
  2. Postur tanaman tinggi kurus, batang meruncing (membentuk piramida).
  3. Pada beberapa kasus warna daun menggelap.
  4. Terganggunya proses penyerbukan bunga.
  5. Pembentukan dan pematangan buah tertunda.
  6. Pelepahnya memendek, berwarna kemerahan
  7. Gulma di sekitar sawit memiliki daun berwarna ungu, tanaman penutuh (Legum Cover Crop) sulit tumbuh dan bintil akarnya sedikit.

Persediaan P di dalam tanah biasanya merupakan hasil akumulasi pupuk kimia yang tidak terurai, terserap tanah melalui ikatan dengan unsur Al dan F, atau di dalam bahan organik, di  mana P menjadi tidak tersedia untuk tanaman atau hilang terbawa aliran air.

Pemberian pupuk kimia jangka panjang memperburuk kondisi tanah dan menurunkan pH, di samping itu unsur P di dalam pupuk kimia memerlukan proses asimilasi oleh mikroba sebelum bisa diserap tanaman sehingga memerlukan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu pemberian pupuk organik tinggi kandungan P lebih baik dari pupuk P kimia. Salah satu bahan yang memiliki kandungan alami P adalah guano.

 

 

Guanomate adalah pupuk fosfat alam berasal dari kotoran kelelawar berusia ratusan tahun yang ditambang dan diolah menjadi pupuk sehingga mudah diaplikasikan. Kandungan P di dalam Guanomate sudah dalam bentuk fosfat (P2O5) sehingga bisa langsung diserap oleh tanaman. Kandungan fosfat total di dalam Guanomate 18,36% dan kelarutan dalam asam sitrat 10,54%.  Sebagian besar kandungan P2O5 pada Guanomate tersedia untuk dapat diserap oleh tanaman.

Kandungan Fosfat Guanomate

Fosfat total (P2O5)              18,17 %

Fosfat terlarut                     15,80 %

Aplikasi Guanomate dilakukan dengan cara dimasukkan ke lubang tanam, dicampur dengan media tanam atau ditabur di permukaan tanah.

FASE

DOSIS

Pembibitan 5 – 10 gr/ polybag
Tanaman di lapangan 100 gr/ tanaman di lapangan

 

 

 

 

 

Pemberian Guanomate pada tanaman akan merangsang pertumbuhan bunga dan buah serta mempercepat penambahan tunas, bunga dan akar baru. Guanomate juga baik digunakan di lahan marginal untuk meningkatkan ketersediaan unsur P yang dapat diserap oleh tanaman.

PUPUK ORGANIK PLANMATE

Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan, terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan organik dalam tanah, sebagai negara tropika basah yang memiliki sumber bahan organik sangat melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Bahan / pupuk organik Bioplanmate sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan.

 

Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan dapat mencegah degradasi lahan. Sumber bahan untuk pupuk organik sangat beranekaragam, dengan karakteristik fisik dan kandungan kimia/hara yang sangat beragam sehingga pengaruh dari penggunaan pupuk organik terhadap lahan dan tanaman dapat bervariasi. Pupuk organik atau bahan organik tanah merupakan sumber nitrogen tanah yang utama, selain itu peranannya cukup besar terhadap perbaikan sifat fisika, kimia biologi tanah serta lingkungan.

Bahan organik juga berperan sebagai sumber energi dan makanan mikroba tanah sehingga dapat meningkatkan aktivitas mikroba tersebut dalam penyediaan hara tanaman. Jadi penambahan bahan organik melalui pupuk organik di samping sebagai sumber hara bagi tanaman, sekali gus sebagai sumber energi dan hara bagi mikroba.

 

KEUNGGULAN MENGGUNAKAN PLANMATE:

– Pupuk PLANMATE terbukti memberikan hasil lebih maksimal dari hanya sekedar menggunakan produk kompos.
– Menghemat biaya karenan biaya mengurangi pemakaian pupuk kimia hingga 50%.
– Membantu meningkatkan hasil FFB (Fresh Fruit Bunch) hingga 25%.

 

Informasi Lebih Lanjut Dapat Menghubungi:

 

 

 

BIOPLANMATE INDONESIA PT.
Talavera Office Park 28 Fl.,
Jl. T.B. Simatupang No. 22-26

Telefax: +6221 72784991; +6221 72784992

http://bioplanmate.com

 

 

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PT BIO PLANMATE INDONESIA”

Seller Information

  • Store Name: webmaster
  • Seller: webmaster
  • No ratings found yet!